Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Matematika di Sekolah Dasar
Keywords:
hasil belajar, Kurikulum Merdeka, matematika sekolah dasar, pembelajaran berdiferensiasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru, peserta didik, dan kepala sekolah pada salah satu sekolah dasar yang menerapkan Kurikulum Merdeka. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi dilakukan melalui diferensiasi konten, proses, dan produk pembelajaran. Guru melakukan asesmen diagnostik untuk mengetahui kesiapan belajar peserta didik sebelum pembelajaran dilaksanakan. Berdasarkan hasil asesmen, peserta didik dikelompokkan sesuai kemampuan belajar sehingga guru dapat menyesuaikan strategi pembelajaran matematika. Aktivitas belajar peserta didik mengalami peningkatan dengan persentase aktif bertanya sebesar 76,67%, aktif berdiskusi 83,33%, mengerjakan tugas tepat waktu 86,67%, dan berani menyampaikan pendapat sebesar 73,33%. Selain itu, hasil belajar peserta didik juga meningkat yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata kelas dari 68,40 menjadi 81,25 serta peningkatan ketuntasan belajar dari 63,33% menjadi 86,67%. Penelitian ini juga menemukan beberapa kendala dalam implementasi pembelajaran berdiferensiasi, yaitu kesulitan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, pengelolaan kelas heterogen, keterbatasan media pembelajaran, dan penyusunan asesmen. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan berbagai upaya seperti mengikuti pelatihan, berdiskusi melalui komunitas belajar, dan memanfaatkan media pembelajaran sederhana. Dengan demikian, implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, inklusif, dan bermakna serta meningkatkan hasil belajar peserta didik.
References
Amanda, F., Nisa, S., & Suriani, A. (2024). Analisis kesulitan dalam pembelajaran matematika pada siswa sekolah dasar ditinjau dari berbagai faktor. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(2), 282-293.
Anwar, C., Munir, M. S., Muharram, M. S., & Rozaq, M. M. N. (2025). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 4(4), 213-229.
Atmojo, I. R. W., Adi, F. P., Ardiansyah, R., & Saputri, D. Y. (2024). Pembelajaran berdiferensiasi (dalam implementasi Kurikulum Merdeka). CV Pajang Putra Wijaya.
Bellaiano, R., Trisnani, N., & Sugiyanta, G. (2024). Analisis Keaktifan Belajar Peserta Didik Kelas VI dalam Pembelajaran Matematika Berdiferensiasi di SD Negeri Tanjungharjo. Dikdastika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ke-SD-an, 10(1).
Fadillah, S. (2026). Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Kesiapan Dan Kemandirian Belajar. Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh, 6(1), 24-40.
Faishal, A., & Ahmadi, F. (2025). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Muatan Bahasa Indonesia Berbasis Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Studi Kasus di SD Negeri 2 Sidayu. Elementary School, 12, 823-36.
Fauziyah, S. F., & Rofiki, I. (2024). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi terhadap kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran di sekolah dasar. WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(01), 14-26.
Hussen, T. N., Yantoro, Y., Misnawati, M., & Basyir, B. (2024). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Konten dan Produk untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV Sekolah Dasar. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(9), 9448-9454.
Jannah, R., Soraya, R. A., Suriansyah, A., & Cinantya, C. (2024). Kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika terhadap hasil belajar di sekolah dasar. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 1991-1998.
Kamalia, P. U. (2023). Analisis strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar peserta didik: Systematic literature review. Asatiza: Jurnal Pendidikan, 4(3), 178-192.
Khoiriyah, F., Yustitia, V., & Supratiwi, W. (2024). Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Pemecahan Masalah Matematika: Penelitian Tindakan Kelas di Sekolah Dasar. Journal Innovation In Education, 2(3), 353-358.
La'ia, H. T., & Harefa, D. (2021). Hubungan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kemampuan komunikasi matematik siswa. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 7(2), 463-474.
Lisnawati, L., Kuntari, S., & Hardiansyah, M. A. (2023). Peran guru dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi untuk menumbuhkan minat belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi. As-Sabiqun, 5(6), 1677-1693.
Maesari, C., Marta, R., & Yusnira, Y. (2020). Penerapan model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 2(1), 12-20.
Maulidia, F. R., & Prafitasari, A. N. (2023). Strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam memenuhi kebutuhan belajar peserta didik. ScienceEdu, 6(1), 55-63.
Nurhaswinda, N., & Parisu, C. Z. L. (2025). Kesulitan belajar Matematika di sekolah dasar dan solusinya. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 1(1), 50-58.
Purnawanto, A. T. (2023). Pembelajaran berdiferensiasi. Jurnal Pedagogy, 16(1), 34-54.
Purwati, R. (2020). Potensi pengembangan komunikasi matematis siswa sekolah dasar melalui pendekatan realistic mathematic education. EduBase: Journal of Basic Education, 1(2), 71-82.
Purwowidodo, A., & Zaini, M. (2023). Teori dan praktik model pembelajaran berdiferensiasi implementasi kurikulum merdeka belajar. Yogyakarta: Penebar Media Pustaka, 65.
Rahmaini, N., & Chandra, O., S. (2024). Pentingnya berpikir kritis dalam pembelajaran matematika. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 4(1), 1-8.
Rahmawati, R., Purwoko, RY, & Khaq, M. (2024). Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar Pada Mata pelajaran Matematika. Jurnal Basicedu , 8 (6), 4435–4443.
Ruwaida, H., Mauizdati, N., & Nasir, M. (2024). Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar (SD). An-Nashr: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Sosial Kemasyarakatan, 2(1), 52-64.
Safari, Y., & Nurhida, P. (2024). Pentingnya pemahaman konsep dasar matematika dalam pembelajaran matematika. Karimah Tauhid, 3(9), 9817-9824.
Sakti, N. C., & Ainiyah, M. U. (2024). Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik di Era Pembelajaran Abad 21. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 706-711.
Sari, D. S., & Kowiyah, K. (2025). Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Matematika Bangun Ruang Siswa Sekolah Dasar (Studi Kasus di Kelas 4 SDN Cakung Barat 01 Jakarta Timur). Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 77-85.
Shunhajir, A., & Saifullah, I. (2025). Efektivitas Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menjaga Kualitas Belajar Peserta Didik Di SD Insan Cendekia Madani Tangerang Selatan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 212-222.
Sitorus, A. S. (2025). Pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka: Tinjauan teoretis tentang implementasi, tantangan dan peluang. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(2), 1159-1174.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulistyosari, Y., Karwur, H. M., & Sultan, H. (2022). Penerapan pembelajaran IPS berdiferensiasi pada kurikulum merdeka belajar. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 7(2), 66-75.
Sutrisno, L. T., Muhtar, T., & Herlambang, Y. T. (2023). Efektivitas pembelajaran berdiferensiasi sebagai sebuah pendekatan untuk kemerdekaan. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 7(2).
Syarida, S., Giwangsa, S. F., & Somantri, M. (2025). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Warisan Budaya di Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 9(2), 811-836.
Trisnani, N., Effendi, E., Zuriah, N., Kobi, W., Kaharuddin, A., Subakti, H., ... & Yunefri, Y. (2024). Pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka. Penerbit Mifandi Mandiri Digital, 1(01).
Wahyudi, S. A., Siddik, M., & Suhartini, E. (2023). Analisis pembelajaran IPAS dengan penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(4), 1105-1113.
Wahyuningsari, D., Mujiwati, Y., Hilmiyah, L., Kusumawardani, F., & Sari, I. P. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi dalam rangka mewujudkan merdeka belajar. Jurnal jendela pendidikan, 2(04), 529-535.
Witono, S., & Hadi, M. S. (2025). Numerasi dan kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 2489-2496.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riandi Marisa, Yulia Santi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .
Anda bebas untuk:
- Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
- Adaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Berdasarkan ketentuan berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai , memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan apakah ada perubahan . Anda boleh melakukannya dengan cara apa pun yang wajar, namun tidak dengan cara apa pun yang memberi kesan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Berbagi Serupa — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.






