ANALISIS KESIAPAN MAHASISWA PENDIDIKAN SEBAGAI CALON GURU PROFESIONAL
DOI:
https://doi.org/10.1234/jppza.v1i1.20Keywords:
calon guru profesional, kesiapan mahasiswa, kompetensi guru, literasi teknologi, pendidikanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan mahasiswa pendidikan sebagai calon guru profesional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan yang telah menempuh mata kuliah kependidikan dan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket menggunakan skala Likert yang meliputi aspek kompetensi pedagogik, profesional, sosial, kepribadian, dan literasi teknologi pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan kategori tingkat kesiapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan mahasiswa pendidikan sebagai calon guru profesional berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 82,02%. Kompetensi kepribadian memperoleh persentase tertinggi sebesar 86,2%, diikuti kompetensi sosial sebesar 84,6%, kompetensi pedagogik sebesar 82,4%, kompetensi profesional sebesar 79,1%, dan literasi teknologi pembelajaran sebesar 77,8%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pendidikan telah memiliki kesiapan yang baik dalam menghadapi profesi guru, terutama pada aspek sikap, komunikasi, dan kemampuan pedagogik. Namun demikian, kemampuan literasi teknologi masih perlu ditingkatkan agar calon guru mampu beradaptasi dengan perkembangan pendidikan digital. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perguruan tinggi perlu memperkuat program pembinaan calon guru terutama dalam pengembangan kompetensi profesional dan literasi teknologi pembelajaran guna menghasilkan guru profesional yang adaptif, inovatif, dan mampu menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
References
Abdillah, F. (2024). Peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di indonesia. Educazione: Jurnal Multidisiplin, 1(1), 13-24.
Adisaputro, S. E. (2020). Pengembangan sumber daya manusia di era Milenial membentuk manusia bermartabat. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 1(1).
Bhakti, C. P., & Maryani, I. (2016). Peran LPTK dalam Pengembangan Kompetensi Pedagogik Calon Guru. JP (Jurnal Pendidikan): Teori Dan Praktik, 1(2), 98-106.
Dartini, N. P. D. S., Atmadja, A. T., Suastra, I. W., & Tika, I. N. (2025). Analisis Filsafat Pendidikan dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia: Sebuah Studi Literatur: Analysis of Educational Philosophy in Human Resource Development: A Literature Study. Jurnal Filsafat Indonesia, 8(2), 190-197.
Efferi, A. (2015). Model pendidikan guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Quality, 3(2), 237-256.
Halim, A. (2022). Signifikansi dan Implementasi Berpikir Kritis dalam Proyeksi Dunia Pendidikan Abad 21 pada Tingkat Sekolah Dasar. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi, 3(3).
Isrokatun, I., Fitriani, E., & Mukarromah, K. (2022). Analisis kesiapan mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar menjadi guru sekolah dasar yang kompeten. Jurnal basicedu, 6(1), 819-833.
Lubis, A. R., Siahaan, M., Saragih, N. B., & Nisa, K. (2026). Peran Guru di Sekolah dan di Masyarakat. AMI: Jurnal Pendidikan dan Riset, 1(1), 01-10.
Murniyati, S. (2025). Transformasi pendidikan: Kebutuhan dan tantangan kompetensi guru dalam menghadapi era digital abad-21. Janacitta, 8(2), 359-367.
Murniyati, S. (2025). Transformasi pendidikan: Kebutuhan dan tantangan kompetensi guru dalam menghadapi era digital abad-21. Janacitta, 8(2), 359-367.
Pane, A., Sembiring, E. B., Harianja, L., Yopi, M. H. F., Simanjuntak, N. S. S., & Siboro, E. S. (2025). Kajian tentang pengembangan profesi guru dalam kompetensi pedagogik melalui penambahan pendekatan pada kurikulum merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI), 6(1), 266-279.
Prayoga, F. I., Masruroh, N., & Safitri, N. V. (2024, July). Pentingnya profesionalisme guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. 7, No. 3).
Saepudin, J. (2021). Kesiapan lembaga pendidikan tenaga kependidikan dalam menyiapkan guru profesional di IAIN Raden Intan Lampung. Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 19(2), 220-35.
Sarah, E. A., & Umami, Z. (2025). School Field Introduction Program as a Strategy to Enhance Biology Education Students’ Teaching Competence: Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Sebagai Solusi dalam Mengasah Kemampuan mahasiswa Calon Guru di SMA NW Mataram. Jurnal Pengabdian Masyarakat Tropis Indonesia, 1(2), 32-41.
Simanjuntak, J. R., Panigoro, M., Sudirman, S., Hafid, R., & Toralawe, Y. (2025). Pengaruh Pelaksanaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Terhadap Kesiapan Menjadi Guru Pada Mahasiswa Angkatan 2020 Jurusan Pendidikan Ekonomi. Journal of Economic and Business Education, 3(1), 43-56.
Sitorus, A. S. (2025). Pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka: Tinjauan teoretis tentang implementasi, tantangan dan peluang. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(2), 1159-1174.
Sunaryo, H., Zuriah, N., & Handayani, T. (2020). Kesiapan mahasiswa pendidikan profesi guru (PPG) dalam-jabatan untuk menempuh program praktik pengalaman lapangan. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 1(1), 29-38.
Susanto, A. (2016). Manajemen peningkatan kinerja guru konsep, strategi, dan implementasinya. Prenada Media.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005.
Yahya, M., & Martha, A. (2025). Guru profesional dengan tantangan tugas, fungsi, serta perannya dalam meningkatkan kompetensi pendidikan. Jurnal Edumatika, 1(2), 60-70.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yosefin Rianita Hadiyanti, Irwandi Yogo Suaka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .
Anda bebas untuk:
- Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
- Adaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Berdasarkan ketentuan berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai , memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan apakah ada perubahan . Anda boleh melakukannya dengan cara apa pun yang wajar, namun tidak dengan cara apa pun yang memberi kesan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Berbagi Serupa — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.






