Transformasi Pembelajaran Kimia dan Matematika Berbasis AI melalui Pendampingan Guru untuk Mewujudkan Pendidikan Berkelanjutan
Keywords:
Artificial Intelligence, Matematika, Pembelajaran Kimia, Pendampingan Guru, Pendidikan BerkelanjutanAbstract
Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan sains dan matematika menjadi kebutuhan esensial dalam mendukung Sustainable Development Goal 4 (Pendidikan Berkualitas). Namun, banyak guru di tingkat sekolah menengah masih menghadapi kendala literasi digital dalam memanfaatkan perangkat berbasis kecerdasan buatan untuk menyusun skenario pembelajaran yang interaktif dan kontekstual. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik digital guru Kimia dan Matematika melalui pelatihan dan pendampingan intensif pemanfaatan AI (antara lain prompt engineering, visualisasi konsep abstrak kimia, dan kalkulator aljabar cerdas). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning yang mencakup 4 tahapan: analisis kebutuhan, workshop interaktif, pendampingan/klinik modul ajar, serta evaluasi hasil. Kegiatan ini melibatkan 35 guru mata pelajaran Kimia dan Matematika tingkat SMA/SMK mitra. Evaluasi dilakukan melalui analisis pre-test dan post-test instrumen Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) serta rubrik penilaian produk ajar berbasis AI. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman dan keterampilan praktis guru sebesar 42,8%. Sebanyak 88,5% peserta berhasil menyusun modul ajar interaktif terintegrasi AI yang relevan dengan Kurikulum Merdeka. Program ini terbukti efektif mengakselerasi transformasi digital guru menuju ekosistem pembelajaran yang adaptif dan berkelanjutan.
References
Arifin, Z., & Wijaya, M. (2023). Penguatan Literasi Digital Guru melalui Pemanfaatan Teknologi AI dalam Pembelajaran Sains. Jurnal Pengabdian Pendidikan Nasional, 4(2), 112–121.
Chai, C. S., Lin, P. Y., Jong, M. S. Y., & Dai, Y. (2021). Perceptions of AI and its pedagogical applications among secondary school teachers. Journal of Educational Technology & Society, 24(3), 89–103.
Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054.
Nurhasanah, A., & Suryadi, D. (2024). Transformasi Pembelajaran Matematika Kontekstual Berbantuan Generative Artificial Intelligence. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 345–358.
Rahman, A., & Hidayat, T. (2023). Integrasi Prompt Engineering dalam Pengembangan Bahan Ajar Kimia SMA Kurikulum Merdeka. Jurnal Pengabdian Sains dan Teknologi, 2(3), 201–210.
Setiawan, B., Lestari, N., & Prasetyo, K. (2023). Mengatasi Miskonsepsi Kimia dan Matematika Tingkat Menengah melalui Visualisasi Digital Interaktif. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 9(2), 140–152.
UNESCO. (2021). AI and education: Guidance for policy-makers. UNESCO Publishing.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sudarto M Abukasim, Jafar Dahlan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .
Anda bebas untuk:
- Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
- Adaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Berdasarkan ketentuan berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai , memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan apakah ada perubahan . Anda boleh melakukannya dengan cara apa pun yang wajar, namun tidak dengan cara apa pun yang memberi kesan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Berbagi Serupa — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.






