Sosialisasi Kearifan Lokal untuk Menerapkan Joyful Learning pada Pembelajaran dengan Permainan Tradisional
Keywords:
Kearifan Lokal, Kurikulum Merdeka, Pelatihan Guru, Permainan TradisionalAbstract
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal berbasis permainan tradisional ke dalam proses pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Analisis kebutuhan mitra menunjukkan bahwa guru-guru kelas tinggi di SDN 02 Lemahbang menghadapi kendala dalam merancang materi ajar yang kontekstual dan berbasis budaya setempat. Untuk mengatasinya, kegiatan ini dilaksanakan melalui serangkaian tahapan sistematis, meliputi sosialisasi konsep, workshop penyusunan modul ajar, pendampingan simulasi permainan tradisional, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan pemahaman guru mengenai struktur Kurikulum Merdeka serta strategi pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal ke dalam mata pelajaran tertentu. Mitra kini mampu mengemas permainan tradisional sebagai media pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan bermakna. Implikasi dari kegiatan ini tidak hanya memperkuat kompetensi pedagogik guru, tetapi juga mendukung pelestarian budaya daerah serta pembentukan karakter peserta didik di tingkat sekolah dasar secara berkelanjutan.
References
Andayanie, L. M., Adhantoro, M. S., Purnomo, E., & Kurniaji, G. T. (2025). Implementation of deep learning in education: Towards mindful, meaningful, and joyful learning experiences. Journal of Deep Learning, 1(1), 47-56.
Azzahra, N. S., & Humaira, N. A. (2026). Peran Joyful Learning dalam Mendukung Efektivitas dan Adaptabilitas Pembelajaran di Sekolah Dasar. JINEA: Journal of Innovation in Education and Learning, 2(2), 123-136.
Barus, A. H. B., Khairum, D., Sianipar, D. M., Mailani, E., & Rarastika, N. (2025). Analisis Kelebihan dan Kekurangan Pendekatan Deep Learning. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 15(1), 141-150.
Damayanti, S. P., Harsono, A. M. B., & Suryansyah, A. (2025). Implementasi Prinsip Joyful Learning dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(4), 1494-1504.
Febriyanti, C., Prasetya, A., & Irawan, A. (2021). Etnomatematika pada permainan tradisional sebagai media pembelajaran kontekstual. Jurnal Elemen, 7(1), 85-98.
Hidayat, R., & Agustina, S. (2022). Kesiapan dan tantangan guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 14(2), 112-123.
Januariawan, I. G. (2021). Fungsi kearifan lokal dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Desa Penglipuran. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 5(3), 130-143.
Pratiwi, E. D., Utami, S., & Rahayu, T. (2021). Internalisasi nilai-nilai karakter gotong royong melalui permainan tradisional Gobak Sodor pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pembelajaran Karakter, 9(1), 45-56.
Rahmatih, A. N., Maulyda, M. A., & Syazali, M. (2020). Refleksi nilai kearifan lokal (local wisdom) dalam pembelajaran sains sekolah dasar: Literature review. Jurnal Pijar Mipa, 15(2), 151-156.
Rahmawati, A., & Kurniawan, M. (2023). Penguatan Profil Pelajar Pancasila berbasis kearifan lokal pada tingkat sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 18(3), 201-215.
Soniatin, Y. (2021). Makna Dan Fungsi Budaya Tradisi Nyadran Dalam Kearifan Lokal Masyarakat Dusun Sawen, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Humanis: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 13(2), 193-199.
Suharini, E., Kurniawan, E., & Rito, R. (2020). Pelestarian kearifan lokal melalui pendidikan berbasis lingkungan budaya di sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(2), 77-88.
Sutanto. (2024). Transformasi Pendidikan di Sekolah Dasar: Peran Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Indonesia: JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar, 1(1), 69-76.
Syahrani, A. E., Hasanudin, C., & Saputri, E. D. (2025, November). Peran Ppkn sebagai Filter Budaya Asing di Era Digital. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran, 3(2), 396-401.
Wahyuni, N. (2022). Meningkatkan Solidaritas Siswa Dengan Media Permainan Tradisional Metode Bermain Di Kelas Rendah. Edumaniora: Jurnal Pendidikan dan Humaniora, 1(01), 47-50.
Wibowo, A., & Setiawan, B. (2022). Revitalisasi permainan tradisional sebagai strategi penguatan karakter anak di era digital. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 8(2), 134-145.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Paradika Angganing, Fathurahman Tiariansyah, Nonie Saphera

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .
Anda bebas untuk:
- Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
- Adaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Berdasarkan ketentuan berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai , memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan apakah ada perubahan . Anda boleh melakukannya dengan cara apa pun yang wajar, namun tidak dengan cara apa pun yang memberi kesan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Berbagi Serupa — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.






